info@uinkhas-jember.ac.id 081336843006

Pelatihan Penyusunan Proposal Internasional: Membidik Penelitian MORA The AIR Funds

Home >Berita >Pelatihan Penyusunan Proposal Internasional: Membidik Penelitian MORA The AIR Funds
Diposting : Minggu, 28 Sep 2025, 23:14:43 | Dilihat : 86 kali
Pelatihan Penyusunan Proposal Internasional: Membidik Penelitian MORA The AIR Funds


Jember, 23 September 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penyusunan Proposal Internasional di Hotel Bintang Mulia, Jember, pada Selasa (23/09). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah dosen dari berbagai program studi, termasuk dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris, dengan menghadirkan narasumber utamProf. Dr. Ngainun Naim, M.H.I., Ketua LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sekaligus penerima hibah penelitian MORA The AIR Funds.

Dalam sesi pelatihan, Prof. Ngainun menguraikan secara komprehensif mengenai sistem penelitian MORA, yakni program penelitian yang dibiayai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui jalur non-beasiswa. Menurut beliau, program ini menjadi salah satu peluang bergengsi bagi para akademisi Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dengan standar internasional.

“Seleksi penelitian MORA sangat ketat, tetapi bukan berarti tidak mungkin untuk diterima. Persiapan harus dilakukan jauh-jauh hari, dengan pemahaman mendalam terhadap juknis penelitian. Jangan sampai hanya mengandalkan sistem kebut semalam (SKS),” tegas Prof. Ngainun dalam pemaparannya.

Beliau juga berbagi pengalaman sebagai reviewer MORA, meskipun kini tengah nonaktif karena statusnya sebagai penerima hibah. Dari sudut pandang tersebut, Prof. Ngainun memberikan wawasan strategis terkait aspek-aspek yang sering menjadi perhatian penilai, mulai dari kejelasan latar belakang, kebaruan topik penelitian, hingga penyusunan judul yang tepat sasaran.

Lebih dari sekadar teknis penyusunan, Prof. Ngainun menekankan pentingnya membangun visi penelitian yang kuat dan relevan dengan isu-isu global. Menurutnya, penelitian MORA bukan hanya soal lolos pendanaan, melainkan juga tentang kontribusi nyata terhadap masyarakat, akademisi, dan pengembangan ilmu di kancah internasional.

Melalui pelatihan ini, para dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris mendapatkan wawasan sekaligus motivasi baru untuk lebih serius dalam menggarap proposal penelitian. Harapannya, ke depan akan semakin banyak dosen yang mampu menembus pendanaan penelitian internasional, sehingga turut mengharumkan nama institusi serta memperluas jejaring akademik global.

;