info@uinkhas-jember.ac.id 081336843006

Dosen Tadris Bahasa Inggris Tampil di Panggung Internasional TEFLIN 2025

Home >Berita >Dosen Tadris Bahasa Inggris Tampil di Panggung Internasional TEFLIN 2025
Diposting : Sabtu, 18 Oct 2025, 00:52:25 | Dilihat : 70 kali
Dosen Tadris Bahasa Inggris Tampil di Panggung Internasional TEFLIN 2025


Malang (8 Oktober 2025) – Kiprah dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember kembali menorehkan prestasi di kancah akademik internasional. Empat dosen TBI tampil sebagai pemakalah pleno (plenary presenters) dalam Konferensi Internasional TEFLIN (The Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, Malang, pada tanggal 8–10 Oktober 2025.

Keempat dosen tersebut adalah Dr. Ninuk Indriyani, M.Pd., Nina Hayuningtyas, M.Pd., Dra. Khoiriyah, M.Pd., dan Febrina Rizky Agustina, M.Pd. Keterlibatan mereka sebagai presenter dalam forum ilmiah berskala internasional ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi TBI dalam memperkuat tradisi akademik dan riset berkelanjutan di bidang pendidikan bahasa Inggris.

Mengusung tema “Reimagining English Language Education in the Age of AI and Digital Transformation: Integrating Inclusive Education and Cultural Diversity,” TEFLIN 2025 menghadirkan para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan bahasa dari berbagai universitas di dalam maupun luar negeri. Konferensi ini menjadi ruang strategis untuk berdiskusi tentang inovasi pengajaran bahasa Inggris di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran yang inklusif serta berkeadaban budaya.

Dalam sesi pleno, para dosen TBI UIN KHAS Jember menyampaikan presentasi dengan penuh percaya diri. Setiap pemaparan menyoroti topik penelitian yang relevan dan kontekstual dengan tantangan pendidikan bahasa di era digital. Diskusi berjalan hangat dan produktif, menandai kontribusi nyata dosen TBI dalam memperkaya wacana akademik di tingkat internasional.

Kegiatan TEFLIN 2025 juga menghadirkan sejumlah keynote speakers internasional dengan gagasan yang sangat insightful, terutama mengenai integrasi kecerdasan buatan (AI) dan pendekatan multikultural dalam pembelajaran bahasa. Para peserta, termasuk dosen TBI, menyebut sesi-sesi tersebut memberi inspirasi baru untuk diterapkan dalam riset maupun pengajaran di kampus.

Selain berpartisipasi dalam sesi ilmiah, para dosen juga turut hadir dalam Gala Dinner yang menjadi ajang silaturahmi akademik dan kolaborasi lintas institusi. Acara ini mempererat jejaring profesional antaruniversitas serta membuka peluang kerja sama riset dan publikasi di masa mendatang.

Partisipasi aktif keempat dosen tersebut menegaskan bahwa Prodi Tadris Bahasa Inggris UIN KHAS Jember tidak hanya fokus pada pengajaran di ruang kelas, tetapi juga aktif dalam percaturan akademik global. Melalui kegiatan seperti TEFLIN 2025, Prodi TBI terus memperkuat perannya sebagai garda depan dalam pengembangan pendidikan bahasa Inggris yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan.

;