Editor in Chief Jurnal se-UIN KHAS Jember Ikuti Pelatihan Indeksasi Internasional Jurnal di Hotel Royal
Jember (20 Oktober, 2025) – Para Editor in Chief jurnal di lingkungan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, termasuk Jurnal of Language Intelligence and Culture (JLIC) milik Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), mengikuti kegiatan Review Substansi dan Teknis Indeksasi Jurnal ke DOAJ, Copernicus, Web of Science (WoS), dan Scopus.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (20–21 Oktober 2025), diadakan di Hotel Royal, Jember, mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB. Acara ini menghadirkan narasumber ahli, Andri Putra Kesmawan, S.IP., M.IP., seorang praktisi pengelolaan jurnal bereputasi yang telah berpengalaman mendampingi proses akreditasi dan indeksasi jurnal nasional serta internasional.
Dari Prodi Tadris Bahasa Inggris, JLIC (Journal of Language Intelligence and Culture), jurnal ilmiah bereputasi Sinta 4, diwakili oleh Managing Editor Moh. Rofid Fikroni, M.Pd., yang menggantikan peran Editor in Chief dalam kegiatan tersebut. Kehadiran JLIC menjadi bentuk komitmen Prodi TBI untuk terus memperkuat daya saing dan visibilitas publikasi ilmiah di tingkat global.
Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh pendampingan intensif mengenai strategi peningkatan kualitas substansi artikel, penyesuaian gaya selingkung internasional, serta prosedur pendaftaran jurnal ke platform indeksasi internasional seperti Directory of Open Access Journals (DOAJ) dan Scopus.
Menurut Andri Putra Kesmawan, keberhasilan jurnal menembus indeksasi internasional bergantung pada konsistensi tata kelola, keberagaman penulis, dan mutu konten ilmiah.
“Indeksasi bukan sekadar formalitas administratif. Ia adalah pengakuan atas profesionalisme pengelolaan jurnal dan kualitas keilmuan di dalamnya,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta juga diajak untuk mensimulasikan proses registrasi jurnal ke portal indeksasidan meninjau kembali aspek teknis seperti metadata, kelengkapan dokumen OAI-PMH, dan kelayakan editor. Melalui simulasi ini, setiap pengelola jurnal diharapkan dapat memahami langkah-langkah strategis agar jurnalnya dapat memenuhi standar internasional.
Bagi Prodi Tadris Bahasa Inggris, partisipasi JLIC dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi pengelolaan jurnal menuju reputasi internasional. Menurut Moh. Rofid Fikroni, M.Pd., upaya tersebut tidak hanya tentang peningkatan peringkat akreditasi, tetapi juga tentang membangun budaya riset dan publikasi yang berintegritas serta berdaya saing global.
“Kami ingin JLIC tidak hanya menjadi wadah publikasi akademik, tapi juga jembatan antara riset lokal dan wacana global di bidang pendidikan bahasa,” ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) untuk setiap jurnal peserta, termasuk JLIC, yang menargetkan pengajuan indeksasi ke DOAJ pada akhir tahun 2025.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UIN KHAS Jember terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pengelolaan jurnal ilmiah sebagai bagian dari strategi internasionalisasi kampus, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi keagamaan Islam dalam peta publikasi akademik global.




