Bondowoso, 22 Oktober 2026 – Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional, UPT Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menyelenggarakan program Penguatan Kompetensi Profesional Dosen Bahasa Asing di Grand Padis Hotel, Bondowoso, pada 22–23 Oktober 2026. Kegiatan ini melibatkan 37 dosen bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengajaran bahasa melalui pengembangan kompetensi dosen, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi pendidikan.
Kegiatan tersebut dibuka dengan rangkaian sambutan dari unsur pimpinan universitas, yakni Wakil Rektor III, Dr. H. Khoirul Faizin, M.Ag.; Kepala Biro, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I.; serta Kepala UPT Pengembangan Bahasa, Sofkhatin Khumaidah, M.Ed., Ph.D. Kehadiran jajaran pimpinan mencerminkan dukungan institusi terhadap peningkatan kapasitas tenaga pengajar bahasa asing agar mampu merespons kebutuhan pembelajaran di perguruan tinggi yang terus berkembang.
Salah satu materi yang menjadi bagian dari agenda kegiatan disampaikan oleh Dr. Moch. Wahib Dariyadi, M.Pd., dengan tajuk “Professional Development for Quality Language Education: Strengthening Lecturer Competence and Innovation”. Paparan ini menyoroti pentingnya peningkatan profesionalisme dosen, pengembangan keterampilan mengajar, serta penerapan pendekatan inovatif untuk menciptakan pembelajaran bahasa yang bermutu.
Rangkaian kegiatan pada Kamis (22/10/2026) difokuskan pada pembahasan persoalan pembelajaran yang dijumpai dosen dalam praktik pengajaran sehari-hari. Para peserta dibagi ke dalam kelompok diskusi untuk mengkaji berbagai kendala di kelas, menelaah kemungkinan penyelesaiannya, dan merancang tindak lanjut dalam bentuk perencanaan pembelajaran. Melalui proses tersebut, dosen bahasa Arab dan Inggris berkesempatan untuk saling berbagi pengalaman serta memperkaya perspektif dalam menentukan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
Memasuki Jumat (23/10/2026), agenda berlanjut dengan eksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk menunjang pekerjaan dosen. Teknologi ini diperkenalkan sebagai co-pilot yang dapat membantu proses penyusunan sumber belajar, pengembangan bahan ajar, dan perancangan media pembelajaran. Sesi tersebut memberikan gambaran mengenai peluang penggunaan AI untuk mendukung persiapan perkuliahan sekaligus memperluas pilihan metode dalam pengajaran bahasa asing.
Selain membahas teknologi, peserta juga terlibat dalam sesi pemberian umpan balik (feedback) terkait tantangan yang muncul selama proses pembelajaran. Forum ini memungkinkan para dosen untuk meninjau kembali pengalaman mengajar, memperoleh masukan dari rekan sejawat, dan mempertimbangkan pendekatan alternatif dalam menghadapi permasalahan di kelas. Dengan demikian, refleksi dan pertukaran gagasan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kemampuan profesional dosen.
Penyelenggaraan program ini menjadi salah satu langkah UPT Pengembangan Bahasa UIN KHAS Jember dalam membangun budaya pengembangan profesional yang berkesinambungan. Melalui kombinasi diskusi berbasis pengalaman, perencanaan pembelajaran, pengenalan teknologi AI, dan evaluasi praktik mengajar, para dosen diharapkan dapat mengembangkan pendekatan pembelajaran bahasa Arab dan Inggris yang lebih kreatif, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Upaya tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan dosen dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan, baik melalui penguatan kompetensi pedagogis maupun pemanfaatan teknologi secara tepat guna. Hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk menerapkan berbagai gagasan yang diperoleh dalam praktik pembelajaran di lingkungan UIN KHAS Jember.
Editor: FRA