Dua Dosen Tadris Bahasa Inggris UIN KHAS Jember Raih Beasiswa Indonesia Bangkit LPDP untuk Studi Doktoral di Dalam dan Luar Negeri

Jember, Agustus 2026 – Prestasi akademik kembali diraih oleh Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Dua dosen TBI, Febrina Rizky Agustina dan Taufik Hidayah, berhasil menjadi penerima beasiswa (awardee) Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang merupakan hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Keduanya akan menempuh pendidikan doktoral melalui jalur studi yang berbeda, yakni di perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri.

Febrina Rizky Agustina memperoleh kesempatan melanjutkan studi ke jenjang doktoral di Indonesia, sedangkan Taufik Hidayah akan menempuh pendidikan S3 di luar negeri. Keberhasilan keduanya menjadi kabar membanggakan bagi TBI UIN KHAS Jember sekaligus mencerminkan komitmen para dosen dalam meningkatkan kualifikasi akademik dan memperluas kapasitas keilmuan melalui pendidikan lanjut.

Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan program pendanaan pendidikan yang dikelola melalui kerja sama Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan. Program ini membuka akses bagi kelompok sasaran yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk program doktoral di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Melalui dukungan tersebut, pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan keagamaan memperoleh kesempatan untuk terus ditingkatkan. 

Bagi Febrina dan Taufik, kesempatan menempuh pendidikan doktoral menjadi langkah penting dalam memperdalam bidang keilmuan, memperkuat kompetensi akademik, serta mengembangkan perspektif penelitian. Pendidikan pada jenjang S3 juga membuka ruang bagi dosen untuk mengkaji persoalan pendidikan secara lebih mendalam, menghasilkan penelitian yang berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, dan memperluas kolaborasi dengan komunitas akademik.

Dalam konteks Program Studi Tadris Bahasa Inggris, peningkatan kualifikasi dosen memiliki arti strategis bagi pengembangan pendidikan bahasa Inggris di perguruan tinggi. Perkembangan ilmu pengajaran bahasa, perubahan kebutuhan pembelajar, serta pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menuntut dosen untuk terus memperbarui pengetahuan dan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang relevan.

Keberadaan dosen yang menempuh studi doktoral di dalam dan luar negeri juga menghadirkan peluang untuk memperkaya perspektif akademik program studi. Pengalaman belajar dan interaksi dengan lingkungan penelitian yang berbeda diharapkan dapat mendukung pengembangan budaya riset, memperluas jejaring akademik, serta membuka kemungkinan kerja sama ilmiah pada masa mendatang.

Capaian Febrina Rizky Agustina dan Taufik Hidayah sekaligus menjadi motivasi bagi sivitas akademika TBI UIN KHAS Jember untuk terus mengembangkan potensi dan memanfaatkan peluang pendidikan yang tersedia. Keberhasilan memperoleh beasiswa kompetitif seperti BIB LPDP membutuhkan persiapan akademik dan pemenuhan berbagai persyaratan seleksi, sehingga pencapaian ini dapat menjadi dorongan bagi dosen lainnya untuk merencanakan studi lanjut secara terarah.

Melalui kesempatan yang diraih kedua dosen tersebut, Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN KHAS Jember diharapkan semakin memperkuat kapasitas akademik dan penelitian, sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi. Pengembangan kualifikasi dosen tidak hanya menjadi capaian individual, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi mahasiswa, program studi, dan institusi melalui penguatan proses pembelajaran serta pengembangan keilmuan yang berkelanjutan.

Keberhasilan ini menjadi salah satu langkah positif TBI UIN KHAS Jember dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dengan terbukanya kesempatan studi doktoral bagi Febrina Rizky Agustina dan Taufik Hidayah, harapan untuk menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang semakin berkualitas serta memperluas kontribusi akademik di tingkat nasional maupun internasional terus mendapatkan momentum.


Editor: FRA

Tags: Pendidikan Peristiwa
Bagikan: