Jember – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Sandi Ferdiansyah, dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), berhasil memperoleh dua beasiswa internasional untuk melanjutkan studi doktoral di Macquarie University, Sydney, Australia. Kedua beasiswa tersebut adalah International Research Training Program (iRTP) dari Pemerintah Australia dan Macquarie University Excellence Research Scholarship.
Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam perjalanan akademik Sandi sekaligus menunjukkan terbukanya peluang bagi dosen perguruan tinggi Indonesia untuk mengembangkan kapasitas penelitian melalui pendidikan doktoral di universitas internasional. Dukungan pendanaan dari kedua skema beasiswa tersebut memungkinkan Sandi untuk memusatkan perhatian pada pengembangan riset selama menempuh studi di Australia.
International Research Training Program merupakan skema pendanaan yang mendukung penelitian berkualitas tinggi bagi kandidat yang memenuhi persyaratan program. Sementara itu, Macquarie University Excellence Research Scholarship ditujukan bagi kandidat dengan capaian akademik dan potensi penelitian yang kuat. Berdasarkan informasi mengenai beasiswa yang diperoleh Sandi, dukungan tersebut mencakup pembiayaan pendidikan dan tunjangan hidup selama masa studi sesuai ketentuan masing-masing program.
Dalam studi doktoralnya, Sandi akan mengkaji pemanfaatan digital storytelling atau penceritaan digital untuk mengembangkan keterampilan interkultural siswa melalui pendekatan ekologi pendidikan. Fokus penelitian ini berangkat dari pentingnya pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya menekankan penguasaan bahasa, tetapi juga membantu siswa memahami keberagaman budaya dan konteks sosial di sekitarnya.
Melalui penelitian tersebut, integrasi teknologi digital dalam pembelajaran diharapkan dapat membuka ruang bagi pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Pendekatan ini juga berpotensi memperkaya inovasi pembelajaran bahasa Inggris dengan menghubungkan literasi digital, pemahaman lintas budaya, dan nilai-nilai keberlanjutan.
Di balik keberhasilan memperoleh dua beasiswa tersebut, Sandi mengungkapkan bahwa proses seleksi membutuhkan persiapan yang matang. Tahapannya meliputi pemenuhan dokumen administratif, penyusunan proposal penelitian yang komprehensif, serta rangkaian seleksi ketat, termasuk wawancara.
“Setiap tahap merupakan proses pembelajaran yang berharga dan menambah wawasan saya, tidak hanya sebagai akademisi tetapi juga sebagai individu yang terus ingin berkembang,” ungkap Sandi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UIN KHAS Jember, jajaran fakultas, serta rekan-rekan sejawat yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun material, selama proses persiapan studi. Menurutnya, dukungan dari lingkungan institusi menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju kesempatan pendidikan doktoral di luar negeri.
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni, M.M., turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia berharap keberhasilan Sandi dapat menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi akademik, meningkatkan produktivitas penelitian, serta berani mengambil peluang pendidikan dan pengembangan profesional di tingkat internasional.
“Kami bangga memiliki dosen seperti Pak Sandi yang mampu membawa nama baik universitas ke kancah internasional dan mengukir prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. M. Khusna Amal, M.Si., yang sejak awal mendukung rencana studi Sandi ke luar negeri. Ia menilai keberhasilan memperoleh beasiswa internasional tersebut menunjukkan potensi daya saing dosen UIN KHAS Jember dalam lingkungan akademik global.
Ia berharap pencapaian ini dapat memotivasi dosen lainnya untuk memperluas pengalaman akademik, membangun kolaborasi penelitian lintas negara, dan memanfaatkan kesempatan pendanaan internasional. Lebih jauh, peningkatan kapasitas dosen melalui studi lanjut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan mutu pendidikan dan penguatan posisi UIN KHAS Jember dalam jejaring akademik global.
Bagi Program Studi Tadris Bahasa Inggris, keberangkatan Sandi untuk menempuh studi doktoral menjadi momentum penting dalam pengembangan keilmuan dan penelitian pendidikan bahasa Inggris. Kajian mengenai digital storytelling, kompetensi interkultural, dan ekologi pendidikan memiliki relevansi dengan tantangan pembelajaran bahasa di era digital yang semakin terhubung dengan dinamika budaya dan masyarakat.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan pentingnya pengembangan kapasitas dosen secara berkelanjutan. Melalui pendidikan doktoral dan penelitian yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, diharapkan lahir gagasan serta inovasi pembelajaran yang dapat memperkaya praktik pendidikan bahasa Inggris, baik di lingkungan UIN KHAS Jember maupun dalam konteks pendidikan yang lebih luas.
Editor: FRA