Tampil di Forum Akademik Internasional, Dua Dosen Tadris Bahasa Inggris UIN KHAS Jember Presentasikan Riset di ICON-ELT 2026

Malang – Dua dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Febrina Rizky Agustina, M.Pd. dan Dr. Ninuk Indrayani, M.Pd., berpartisipasi sebagai pemakalah dalam konferensi internasional The 7th International Conference on English Language Teaching (ICON-ELT) 2026. Konferensi ini berlangsung pada 4–5 November 2026 di Universitas Islam Malang (UNISMA), Malang, Jawa Timur.

Mengusung tema “Transforming ELT through Technology and Eco-ELT: Promoting Inclusive, Sustainable, and Lifelong Learning,” ICON-ELT 2026 menjadi forum akademik internasional yang mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan bahasa Inggris untuk berbagi hasil penelitian serta mendiskusikan perkembangan pembelajaran bahasa Inggris di tengah transformasi teknologi dan tantangan keberlanjutan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh English Language Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang ini dilaksanakan secara hybrid, dengan menghadirkan pembicara dari berbagai institusi nasional maupun internasional. Beberapa pembicara utama yang hadir antara lain Prof. Dr. Dwi Fita Heriyawati, M.Pd. dari Universitas Islam Malang, Assoc. Prof. Dat Bao dari Monash University, Australia, Dr. Chew Shin Yi dari Universiti Malaya, Malaysia, serta Dr. H.C. Aslam Khan Bin Samahs Khan dari ERICAN Education Group, Malaysia.

Dalam konferensi tersebut, kedua dosen Tadris Bahasa Inggris UIN KHAS Jember berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan komunitas akademik internasional. Keterlibatan sebagai pemakalah ini menjadi kesempatan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, memperoleh masukan akademik, serta bertukar gagasan dengan para peneliti dan praktisi pendidikan bahasa Inggris dari berbagai latar belakang institusi.

Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam ICON-ELT 2026, meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris, inovasi pedagogis di era AI, budaya dan kearifan lokal dalam ELT, pengembangan keterampilan bahasa di era digital, serta pembelajaran bahasa Inggris yang inklusif dan berkelanjutan.

Keikutsertaan Febrina Rizky Agustina dan Dr. Ninuk Indrayani sebagai pemakalah dalam konferensi ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dosen dalam pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan di tingkat internasional. Selain memperluas jejaring akademik lintas negara, pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam pengembangan pembelajaran dan penelitian di lingkungan Program Studi Tadris Bahasa Inggris.

Partisipasi ini sekaligus mencerminkan komitmen FTIK UIN KHAS Jember, khususnya Program Studi Tadris Bahasa Inggris, dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi melalui penguatan budaya riset, publikasi ilmiah, dan keterlibatan aktif dalam forum akademik internasional.


Editor: FRA

Tags: Pendidikan
Bagikan: